Aha…,sampailah saya di Bali. Hem, tapi ada hal yang mau saya ceritakan dulu soal menyebrangi lautan. Saya baru pertama kalinya naik kapal dan sebelumnya merasa heran, kok tiba-tiba saya sudah di atas kapal saja. Namun bau khas air laut yang dihembuskan sang angin, berbisik,”kamu di atas laut nak…” saya mungkin agak “lebay” tapi saat itu saya merasa sangat heran kok bisa benda berbahan baja ada di atas lautan, bisa bergerak dan menyebrangkan saya. Jawabannya pasti soal bagaimana mesin-mesin yang diciptakan manusia bekerja. Jiaah, kalau bicara soal itu, saya harus banyak baca lagi.
Hem, yang pastinya saya merasa agak pusing, dan saya takut akan mabuk laut. Alhasil, saya keluarkan jurus terakhir untuk mencegah rasa mual-mual yang datang melanda, obat deca. Kini lebih baik rasanya, patut anda coba selain tips saya sebelumnya.
Saya sampai juga di terminal Ubung dengan dijemput saudara saya dan 2 ponakan saya, Tesa dan Alda. Jiaah…, ponakan saya, Tesa ternyata kira-kira setinggi saya juga. Lebih pas, dikatakan saudara sepupu deh. Banyak-banyak terima kasih untuk bapak&mama Gerry, Tesa dan Alda yang sudah mengizinkan saya menginap selama kurang lebih dua minggu.
Ada juga yang sangat menanti-nantikan saya di pulau Dewata ini. Seorang sahabat dari SD yang telah lama menjadi saudara, namanya Arni. Dia the best banget dah…(jangan terbang yaaa, sis..) selama kurang lebih 3 tahun tidak bertemu akhirnya bersua juga.
Menginap bersama di kosan Arni merupakan saat yang menyenangkan. Dengan menyamarkan diri sebagai adik dari kampong(hikkkssss), akhirnya kami bisa ngumpul lagi. Lebih baik lah dibanding menjadi penginap gelap di kos-kosannya. Habisnya, kenalan atau teman tidak diizinkan untuk menginap. Jadinya, selama menginap juga deg-degan , cemas bakalan ketemu bapak-bapak kosannya. Katanya sih, galak.
Selain Arni, sungguh senang bertemu Gin, Piter dan Wisnu. Tentunya, terima kasih banyak buat Gin yang sudah mengajarkan cara mencari kerang di pantai Serangan . Saya masih amatiran, jadinya dapat sedikit kerang dengan ukuran kecil-kecil saja(wkwkwk). Oh ya, makasih banyak juga buat ajakan memancing. Sepertinya, saya menemukan hobby baru untuk mancing-mancing nih. Jadi tahu, alasan banyak orang yang suka mancing dan mau berpanas-panas ria, atau berbengong-bengong ria.
Wah, banyak-banyak juga nih makasih , buat saudara Wisnu yang sudah menyempatkan diri untuk menemani berjalan-jalan keliling Bali dan Kuta(a day 2 remember 1&2,Wis). Walaupun sedang magang tapi mau menemani saya yang cukup merepotkan.
Selain menikmati keindahan sunset dan akhirnya juga merasakan mandi air laut di pantai Serangan, saya juga mencoba bermain Kano meski Cuma di pinggir-pinggir laut saja.(owww, saya bukan orang Mau sejati, hikss, masih takut air laut dan ombak,wkwkw)
Tanah Lot menjadi tempat terakhir yang saya kunjungi. Hemm, saya sangat suka foto-foto saya di sana. Alam memang sangat indah, memberi lukisan yang luar biasa. Semoga bisa selalu memberi sesuatu untuk alam karena alam telah member banyak untuk kita. Sampai di post berikutnya, ya…
Ps: Tulisan ini dibuat waktu libur puasa, di mana jarang ada penjual makanan@ warnet Wawan.
Selamat idul fitri bagi semua umat Muslim di dunia terutama teman-teman di Kimia UI.

