Sedikit Berbicara Politik
Akhir-akhir ini, sedang marak demonstrasi besar-besaran di seantero negeri Indonesia. Bukan suatu hal baru, ketika hampir seluruh rakyat atau pihak-pihak yang mengatasnamakan diri sebagai wakil rakyat atau ada beberapa sebutan lain, melakukan aksi untuk memperjuangkan hal-hal yang sudah seharusnya mereka dapatkan. Masyarakat memang perlu menyampaikan aspirasinya untuk memberi nilai, pendapat, protes, dan hal-hal lain yang dapat memberikan perbaikan dalam upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk membangun negeri. Demonstrasi merupakan salah satu cara penyampaian yang paling umum dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat, mahasiswa, kaum buruh dan beberapa lembaga atau organisasi yang merasa prihatin dengan keadaan Indonesia yang menginginkan perubahan. Cara ini memberikan dampak positif maupun negatif. Positifnya, masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya yang antara lain berisi rasa ketidakpuasan atas kinerja pemerintah sehingga pemerintah dapat kembali bercermin untuk kembali memfokuskan diri pada peningkatan kesejahtraan rakyat. Demonstrasi mengungkapkan bahwa masyarakat tidak tidur dan tidak begitu saja menerima kebijakan- kebijakan baru yang dilaksanakan pemerintah. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat mampu untuk menjadi kritis terhadap program-program yang dicanangkan pemerintah. Masyarakat mengkritisi adanya ketidakadilan yang mereka terima, adanya kasus korupsi pejabat negara, dan kelalaian pemerintah pada bidang-bidang tertentu dalam pelayanan kesejahraan masyarakat. Demonstrasi membawa perubahan besar dalam sikap pemerintah yang lebih fokus pada peningkatan pelayanan masyarakat. Pedagang asongan pun boleh mendapatkan keuntungan dalam demonstrasi. Jajanan dan air minum laku jika banyak demonstran yang tidak membawa amunisi yang cukup.
Sedangkan dampak negatifnya, tentu tidak dirasakan oleh pihak-pihak yang melakukan demonstrasi. Konsentrasi massa pada tempat-tempat tertentu membuat segala sesuatunya menjadi tidak lancar, terutama jalan-jalan ibukota yang terjebak macet. Apalagi jika demonstrasi tersebut ricuh karena ada bentrok antara demostran dengan phak berwajib, juga adanya oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk mengacaukan jalannya demonstrasi, yang seharusnya dapat berjalan tertib, aman dan lancar.
Saya bukanlah seseorang yang pernah sekali untuk melakukan demonstrasi. Setiap orang berhak untuk memilih dengan cara apa menyampaikan aspirasinya terhadap kinerja pemerintah. Saya pernah diajak untuk mengikuti sebuah demonstrasi namun saya memilih untuk tidak ikut. Bukan karena ketidakprihatinan, ketidakpedulian atau takut berpanas-panasan di jalanan ibukota. Namun karena tidak begiti mengetahui dengan dalam dan pasti apa yang hendak diprotes dan apa yang hendak dikatakan dalam demo tersebut. Bagi saya, ketika saya mengikuti sebuah demo, saya harus dengan pasti mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, apakah ada bukti-bukti dalam masyarakat tentang ketidakadilan dari pemerintah. Memang, banyak ketidakadilan di sana-sini namun saya tidak bisa begitu saja menuduh dan memberikan cap negatif terhadap pemerintah. Sebenarnya orang dapat dengan mudah melihat keburukan daripada kebaikan.