Olahraga pagi-pagi
Olahraga memang kegiatan yang paling menyenangkan dan memberikan sejuta manfaat untuk kita. Selain berefek pada fisik kita yang semakin kuat dan segar sehingga bisa menangkal semua penyakit, mempertahankan ketahanan fisik dan berfungsinya organ-organ tubuh kita menjadi lebih baik. Namun terlebih lagi apa yang ada dalam tubuh jasmani kita yaitu jiwa kita, menjadi lebih bebas dan bahagia.
Pepatah di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat memang sangat tepat. Keduanya berjalan beriringan, dan saling mempengaruhi kualitas kehidupan seseorang. Semangat yang menggebu-gebu, dan ketahanan tubuh terhadap segala aktivitas merupakan efek dari olahraga.
Mungkin inilah yang menjadi alasan orang-orang yang suka berolahraga. Mereka rela bangun pagi-pagi, berlomba bersama sang mentari yang akan bertugas di hari yang baru, beranjak dan meninggalkan ranjang empuk mereka.
Saya bukanlah orang yang suka berolahraga walaupun saya sangat tahu manfaat dan efeknya bagi kehidupan saya sekarang dan nanti (terbukti dengan tulisan pada paragraf 1 dan 2 di atas, sedikit teori dan sedikit pengalaman, hehehe).
Dalam sebulan, mungkin bisa dihitung beberapa kali saya sempat bangun untuk berolahraga di pagi hari, lari-lari kecil di lingkungan kampus yang tak jauh dari kosan saya. Padahal sebelumnya, saya dan teman sudah berkomitmen untuk setidaknya sekali seminggu berolahraga pagi. Namun alasan jam tidur yang tak cukup karena mengerjakan tugas-tugas kuliah menjadi sebuah alasan klasik untuk tidak berolahraga di pagi hari(katanya: biasa mahasiswa..wkwkwk, bentuk pembelaan diri)
Namun, agak berbeda pada beberapa hari yang lalu, ketika saya dan teman saya, Sari Sihombing memutuskan bahwa kami setidaknya harus berolahraga untuk meregangkan otot-otot tubuh kami yang mulai kaku(lebay….).
Entahlah saya agak lebay( baca: berlebihan) atau tidak, namun saya merasa amat bahagia ketika bisa menghirup udara pagi yang segar dan sangat menenangkan. Pohon-pohon hijau di sekitar kami terasa begitu indah, jalanan yang lengang dan udara segar yang belum tercemari asap kendaraan membuat kami begitu menikmati detik demi detik kehidupan kami. Perasaan-perasaan ini membawa saya pada rasa syukur yang tak terhingga pada Sang Pencipta yang begitu indah.
Tentu saja, kami tidak lupa membawa kamera untuk mengabadikan kegiatan kami di pagi hari itu. Jadi saya bingung, apakah kami olahraga sambil foto-foto atau foto-foto sambil olahraga?(hehehe…,maklum, di era yang semakin narsis ini, apalagi dengan hadirnya media seperti facebook, maka kami tak ingin melewatkan setiap moment yang kami lewatkan, kemudian mempublikasikannya..hahahaha..”mengartiskan diri..”)
Olahraga pagi yang saya lakukan di pagi hari itu, diantaranya:foto, jalan 50 m,lari kira-kira 100 m, jalan 25 m, lari lagi kira-kira 150 m,foto-foto,beristirahat, lari lagi 150 m, foto-foto lagi dengan berbagai pose,jalan lagi, lari lagi, pulang, masih foto-foto….hahaha…,olahraganya sedikit sekali yaaa…)
Meski begitu, efek yang saya dapatkan diantaranya: merasa sangat bahagia hingga hari itu saya terus tersenyum dan sangat bergairah menjalani kehidupan saya, merasa lebih segar(wkwkwk..mirip sayuran dan tomat ), dan merasa jauh lebih baik.
Dengan menuliskan ini, saya ingin mengingat perasaan itu(baca:semangat menggebu-gebu, bahagia dan rasa syukur tak terhingga) agar terpacu untuk terus berolahraga dan menghirup udara pagi yang sangat menyehatkan.

